Hikayat,Babad, ataupun Tambo dalam refleksi kultural merupakan penjelasan atau representasi masa lalu dari pemahaman masyarakat lokal di suatu tempat, berdasarkan apa yang mereka pahami tentang masa lalu mereka tanpa memperhatikan aspek-aspek keilmuan seperti yang terdapat dalam ilmu sejarah kritis. Oleh karena itu ada yang menyebut historiografi ini sebagai tradisi tempatan. Kelompok-kelompok masyarakat tertentu memiliki historiografi masing-masing yang khas, hal ini disebabkan adanya pengaruh budaya yang berkembang dalam tiap-tiap masyarakat Babad biasanya ditulis oleh pujangga, mereka biasanya menggunakan nama-nama samaran dalam menuliskan kisahnya. Para pujangga ini merupakan bagian dari tokoh politik raja dalam upaya legitimasi kekuasaanya . Tulisan yang pujanga hasilkan merupakan hal yang penting dalam stabilitas politik yang sangat menentukan kelangsungan pemerintahan. Oleh karena itu tak jarang dalam sebuah periode pemerintahan raja meminta pujangga untuk memproduksi ...
Nginang karo ngilo


































Komentar
Posting Komentar